BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memastikan kelanjutan pembangunan fasilitas olahraga pengganti Gedung Olahraga (GOR) Saburai tetap berjalan dan dipusatkan di kawasan PKOR Way Halim, Bandar Lampung. Hal tersebut disampaikan merespons sejumlah pihak yang mempertanyakan progres fasilitas tersebut menjelang perhelatan olahraga tingkat nasional.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menjelaskan bahwa pembangunan GOR pengganti telah berjalan melalui penganggaran setiap tahunnya. Namun, dengan kondisi fiskal daerah yang terbatas, pembangunan tidak dapat diselesaikan sekaligus dan harus dilakukan secara bertahap.
"Pembangunan pengganti itu sudah berjalan, setiap tahun dianggarkan dan sudah dilaksanakan di PKOR. Namun, dengan kondisi fiskal yang terbatas, pembangunannya tidak bisa dilakukan secara cepat, sehingga dilakukan bertahap," ujar Marindo di Bandar Lampung, Sabtu (2/5/2026).
Lebih lanjut, Marindo mengungkapkan bahwa keterbatasan dukungan finansial membuat pemerintah daerah harus memprioritaskan belanja wajib (mandatory spending), seperti sektor pendidikan, kesehatan, dan perbaikan infrastruktur jalan yang mendesak bagi masyarakat. Selain itu, dinamika eksternal termasuk kondisi geopolitik turut memengaruhi kebijakan belanja daerah, sehingga penentuan skala prioritas anggaran harus dilakukan secara cermat.
Meski demikian, Pemprov Lampung menegaskan bahwa penyelesaian GOR pengganti tetap menjadi perhatian bersama agar fasilitas ini dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat, sekaligus untuk mendukung berbagai agenda nasional seperti Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) dan Pekan Olahraga Nasional (Pornas) pada tahun 2027, serta Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 dan 2032 mendatang.
Sebagai informasi, peletakan batu pertama (groundbreaking) untuk pembangunan GOR tersebut telah dilakukan pada 20 Februari 2023 oleh Gubernur Lampung saat itu bersama perwakilan Kementerian Pemuda dan Olahraga. GOR pengganti ini direncanakan memiliki kapasitas sekitar 1.500 penonton yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas representatif, seperti lapangan serbaguna, ruang ofisial, ruang ganti pemain, dan fasilitas pendukung lainnya.