Bukan Sekadar Absensi, Pemkab Lamsel Tekankan Apel Senin Sebagai Ruang Evaluasi Kinerja Aparatur

  


KALIANDA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali menggelar apel mingguan di Lapangan Korpri, Kalianda, Senin (11/5/2026). Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat disiplin, integritas, dan semangat pengabdian Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mengawal pelaksanaan program strategis Tahun Anggaran 2026.

Apel dipimpin oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Lampung Selatan, M. Darmawan, mewakili pimpinan daerah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran, mulai dari Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama hingga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemkab Lampung Selatan.

Dalam amanatnya, Darmawan menekankan bahwa kemajuan daerah tidak hanya bergantung pada besarnya anggaran atau kemegahan infrastruktur fisik, melainkan pada kualitas dan mentalitas para pengabdi negaranya. Ia menegaskan bahwa setiap aparatur harus memiliki keberanian dan ketulusan dalam melayani masyarakat.

“Kemajuan daerah ditentukan oleh kualitas manusianya, oleh semangat aparatur pemerintahnya, oleh disiplin, keberanian, dan ketulusan dalam mengabdi. Jangan menjadi ASN yang hanya hadir secara fisik tetapi minim kontribusi,” tegas Darmawan di hadapan peserta apel.

Ia mengingatkan bahwa apel mingguan bukanlah rutinitas administratif belaka, melainkan ruang refleksi untuk menyatukan visi pembangunan. Darmawan meminta seluruh ASN untuk bersikap responsif dan adaptif terhadap perubahan tuntutan pelayanan publik yang semakin dinamis. Disiplin waktu dan kecepatan dalam merespons kebutuhan warga menjadi kunci utama profesionalisme aparatur.

Memasuki tahapan krusial pelaksanaan program kerja tahun 2026, Darmawan menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan koordinasi guna mencegah terjadinya keterlambatan target. Ia menekankan bahwa keberhasilan pemerintah daerah tidak lagi diukur dari ketebalan laporan administratif, melainkan dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat di lapangan.

“Ukuran keberhasilan kita adalah ketika masyarakat merasakan perubahan: jalan yang lebih baik, lingkungan yang lebih bersih, pelayanan yang lebih cepat, dan ekonomi yang bergerak. Kepercayaan publik adalah aset terbesar yang harus kita jaga melalui kerja nyata,” pungkasnya.

Melalui penegasan ini, Pemkab Lampung Selatan berkomitmen untuk terus mendorong budaya kerja kolaboratif dan berorientasi pada hasil (result-oriented) demi percepatan pembangunan daerah di Bumi Khagom Mufakat.

ADMIN

Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama
CONNECTED