BANDAR LAMPUNG – Aparat kepolisian mengerahkan ratusan personel gabungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang digelar oleh kelompok mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam "Aliansi Lampung Melawan", Selasa (07/04/2026). Langkah ini diambil guna memastikan hak penyampaian pendapat di muka umum berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas publik.
Sebanyak 561 personel gabungan disiagakan di sejumlah titik strategis, mulai dari lokasi titik kumpul hingga gerbang utama Kantor DPRD Provinsi Lampung.
Pengamanan Humanis dan Persuasif
Kasi Humas Polresta Bandar Lampung, AKP Agustina Nilawati, menegaskan bahwa instruksi pengamanan kali ini mengutamakan pendekatan persuasif. Personel di lapangan ditekankan untuk menjaga situasi tetap sejuk agar komunikasi antara massa aksi dan pihak terkait dapat berjalan lancar.
“Kami menurunkan 561 personel gabungan untuk mengamankan jalannya aksi. Pengamanan dilakukan secara humanis agar kegiatan penyampaian pendapat dapat berlangsung tertib dan kondusif tanpa mengganggu ketertiban umum,” jelas AKP Agustina.
Pengaturan Arus Lalu Lintas
Massa aksi diketahui mulai bergerak dari dua titik kumpul utama, yakni di depan Perpustakaan Provinsi Lampung (Jl. ZA Pagar Alam) dan area parkir Hotel Akar (Teluk Betung Utara). Untuk mengantisipasi kemacetan di jalur protokol, petugas Satuan Lalu Lintas ditempatkan di sepanjang jalur pergerakan massa.
"Selain di lokasi aksi, petugas juga disiagakan untuk mengatur arus lalu lintas di sekitar titik kumpul guna meminimalkan hambatan bagi pengguna jalan lainnya," tambahnya.
Imbauan Menjaga Ketertiban
Pihak kepolisian turut memberikan imbauan kepada para peserta aksi agar tetap mematuhi aturan perundang-undangan yang berlaku dalam menyampaikan aspirasi. Koordinasi yang baik antara koordinator lapangan (Korlap) aksi dan petugas keamanan menjadi kunci suksesnya pengamanan hingga massa membubarkan diri secara teratur.
Dengan pengamanan yang terukur, seluruh rangkaian aksi penyampaian aspirasi di depan Kantor DPRD Provinsi Lampung tersebut diharapkan memberikan ruang demokrasi yang sehat bagi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan di Kota Bandar Lampung.