KALIANDA, LAMPUNG SELATAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menetapkan pengembangan pariwisata berbasis potensi desa sebagai motor utama penggerak ekonomi daerah untuk tahun-tahun mendatang. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Kantor Kecamatan Kalianda, Kamis (12/02/2026).
Mengusung tema “Percepatan Pembangunan Pariwisata Berbasis Potensi Desa untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat”, Pemkab optimis sektor ini akan menjadi solusi konkret peningkatan taraf hidup warga desa.
Infrastruktur Masif: Jembatan Menuju Destinasi
Bupati Egi memaparkan bahwa fondasi pariwisata telah dibangun kuat sepanjang tahun 2025. Dalam kurun waktu 10 bulan, Pemkab Lampung Selatan telah berhasil merealisasikan:
Pembangunan Jalan: Sepanjang 270,9 Kilometer.
Infrastruktur Penunjang: 32 unit jembatan dan 30 unit gorong-gorong.
Fasilitas Pendidikan: Alokasi anggaran sebesar Rp38 miliar.
“Target kita jelas, wisatawan yang semula hanya singgah 2-3 jam, ke depan harus bisa tinggal 2-3 hari. Infrastruktur akses wisata akan terus kami perbaiki agar wisatawan merasa nyaman dan uang dari luar daerah beredar di desa kita,” ujar Bupati Egi.
Pariwisata Berkelanjutan: Tak Hanya Wisata Alam
Bupati menekankan bahwa desa yang tidak memiliki pantai atau pegunungan tidak perlu berkecil hati. Pengembangan pariwisata berkelanjutan akan menggali potensi lokal lainnya, baik itu kerajinan, budaya, maupun agrowisata.
Camat Kalianda, Ruris Apdani, menambahkan bahwa wilayah Kalianda memiliki paket lengkap mulai dari pantai, pegunungan, hingga persawahan. Sejumlah usulan prioritas pun telah disampaikan, termasuk perbaikan jalan lingkar kota, trotoar, hingga penerangan jalan umum guna mendukung estetika kota wisata.
Pembangunan Partisipatif
Musrenbang RKPD 2027 ini diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk terlibat aktif menentukan arah pembangunan. Dengan konektivitas yang semakin baik, destinasi wisata di bumi Khagom Mufakat diproyeksikan akan menjadi primadona baru di gerbang Sumatera.
“Musrenbang adalah tempat merencanakan masa depan. Kita fokus pada program yang berdampak langsung bagi dompet dan kesejahteraan masyarakat,” tutup Ruris.