PENENGAHAN — Kualitas dan pengalaman belajar mahasiswa Universitas Indonesia Mandiri (UIM) kini semakin diperkuat dengan hadirnya dua fasilitas laboratorium baru di Kampus Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan.
Gedung Laboratorium Kebidanan dan Gedung Laboratorium Hukum UIM secara resmi diresmikan oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, dengan didampingi Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, Rabu (16/9/2026).
Kehadiran dua gedung laboratorium tersebut menjadi langkah nyata UIM dalam melengkapi sarana pembelajaran terpadu guna mendukung pengalaman praktik simulasi serta penerapan ilmu secara langsung bagi para mahasiswa. Fasilitas ini dirancang agar proses perkuliahan berjalan lebih aplikatif, presisi, dan relevan dengan dinamika kebutuhan di lapangan kerja.
Prosesi peresmian tersebut turut dihadiri oleh Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Rektor UIM Rustono Farady Marta, Kepala Dinas Pendidikan Lampung Selatan Syaifulloh, serta jajaran civitas akademika dan pejabat daerah setempat.
Dalam agenda tersebut, Menko Pangan Zulkifli Hasan juga memberikan pembekalan motivasi kepada ratusan mahasiswa baru UIM. Ia menekankan pentingnya membangun rasa ingin tahu yang tinggi, memperluas wawasan, serta meneladani rekam jejak keberhasilan tokoh-tokoh inspiratif sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
"Mahasiswa harus memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Belajar dari pengalaman orang-orang yang sudah berhasil, karena dari sana kita bisa memahami bagaimana menghadapi dan menyelesaikan berbagai masalah," ujar Zulkifli Hasan.
Lebih lanjut, Zulkifli Hasan memasang target tinggi bagi pengembangan UIM dalam lima tahun ke depan agar mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
"Saya punya target, insyaallah dalam lima tahun UIM akan menjadi salah satu kampus terbaik di Provinsi Lampung," tegasnya.
Guna mewujudkan target tersebut, Zulkifli mendorong manajemen UIM untuk agresif memperluas jejaring kemitraan internasional, termasuk program pertukaran mahasiswa dengan perguruan tinggi ternama di Eropa dan Tiongkok demi memperluas wawasan global para mahasiswa.
Sementara itu, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menyambut baik komitmen pengembangan UIM. Ia berharap keberadaan laboratorium baru ini berbanding lurus dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal.
"Kami berharap mahasiswa Universitas Indonesia Mandiri nantinya tidak hanya menjadi lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga mampu berpartisipasi aktif membangun Lampung Selatan, Provinsi Lampung, hingga Indonesia," tutur Bupati Egi.
Bupati Egi menambahkan bahwa mahasiswa merupakan pilar utama keberlanjutan pembangunan daerah. Oleh karena itu, hadirnya Laboratorium Kebidanan dan Hukum di UIM diharapkan melahirkan lulusan yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki integritas serta kepedulian sosial tinggi terhadap masyarakat.