LAMPUNG TIMUR — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, meresmikan Gedung Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Kabupaten Lampung Timur sekaligus membuka secara resmi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di Gedung Islamic Center Lampung Timur, Kamis (13/8/2026).
Dalam sambutannya, Wagub Jihan menegaskan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis untuk memutus keterbatasan ekonomi keluarga dalam pemenuhan akses pendidikan. Ia menekankan bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk bermimpi tinggi dan memperoleh pendidikan berkualitas tanpa terhalang latar belakang sosial.
Selain mendorong pemanfaatan fasilitas pendidikan secara optimal, Wagub Jihan juga mengimbau para tenaga pendidik untuk memprioritaskan pembentukan karakter, nilai moral, serta kesehatan jasmani dan rohani siswa guna mencetak generasi unggul menyongsong Indonesia Emas 2045.
"Hari ini kita tidak hanya menyaksikan peluncuran Sekolah Rakyat, tetapi juga membuka pintu-pintu harapan bagi anak-anak kita. Kondisi ekonomi keluarga tidak boleh menjadi batas bagi anak untuk bermimpi dan menentukan masa depannya. Kami titipkan anak-anak ini kepada para guru agar dibentuk karakternya sesuai nilai-nilai luhur," ujar Jihan Nurlela, Kamis (13/8/2026).
Poin Utama Peresmian Sekolah Rakyat Terintegrasi Lampung Timur
Momentum ini menjadi dorongan kolektif bagi Pemprov Lampung, tenaga pendidik, dan orang tua untuk mengawal cita-cita anak serta memastikan tidak ada anak yang putus sekolah.
Poin Kunci Peresmian SRT & Pembukaan MPLS 2026:
Kegiatan: Peresmian Gedung Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Kab. Lampung Timur & Pembukaan MPLS TA 2026/2027.
Lokasi & Waktu: Gedung Islamic Center Lampung Timur (Kamis, 13 Agustus 2026).
Tokoh Utama: Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela.
Fokus Pembelajaran: Kesetaraan akses pendidikan, pengembangan minat/cita-cita, serta penguatan pendidikan karakter.
Visi Strategis: Memastikan pemerataan pendidikan di Lampung menuju Visi Indonesia Emas 2045.