Purnama Wulan Sari Mirza: Pemprov Lampung Butuh Anak Muda yang Berani Ambil Posisi Penting

 

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung secara agresif memperluas sasis inklusivitas pembangunan dengan merangkul seluruh lini generasi muda tanpa sekat sektoral. Langkah proaktif ini ditegaskan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, saat membuka secara resmi malam puncak akbar Tanjungkarang Youth Day 2026 di Lapangan SMP Xaverius 2 Bandar Lampung, Selasa (23/6/2026).

Di hadapan ribuan peserta, tokoh agama, dan pejabat teras daerah, perempuan yang akrab disapa Batin Wulan ini meluncurkan draf ajakan terbuka agar generasi muda menanggalkan mentalitas penonton pasif. Pemprov membidik energi sirkular pemuda sebagai agen perubahan (agent of change) hulu yang taktis untuk menggerakkan rupa-rupa inovasi kreatif, kewirausahaan lokal, hingga aksi kepedulian sosial yang langsung menyentuh tingkat tapak masyarakat.

“Provinsi Lampung menolak kekurangan stok pemimpin masa depan. Kita sangat membutuhkan anak-anak muda yang berani tampil, berani mengambil posisi, dan berani mengambil bagian penting dalam pembangunan daerah. Bergeraklah membawa perubahan, jangan hanya nangkring menjadi penonton di pinggir lapangan,” tegas Batin Wulan taktis disambut riuh aplaus peserta.

Konsolidasi Seribu Pemuda Katolik: Pertebal Fondasi Karakter di Tengah Fluktuasi Digital

Batin Wulan menguliti secara berbobot bahwa gelaran Tanjungkarang Youth Day 2026 menjadi potret nyata dari kekayaan modal sosial yang dimiliki Lampung. Berdasarkan manifes kepanitiaan, ajang konsolidasi spiritual dan persaudaraan ini sukses menyedot partisipasi massal sebanyak 1.332 orang muda Katolik yang bergerak horizontal dari 20 paroki serta enam unit pastoral di bawah payung hukum Keuskupan Tanjungkarang.

Mengusung draf tema sentral "Bersaksi dan Berbagi," perhelatan ini diposisikan fungsional sebagai benteng penyaring di tengah derasnya fluktuasi arus informasi digital dan disrupsi teknologi. Pemprov Lampung menilai penetrasi dunia digital harus diimbangi secara rigid dengan tiga katup utama: ketebalan nilai moral-keimanan, kompetensi yang kompetitif, serta kepekaan sosial yang tinggi agar pemuda terhindar dari sasis destruktif siber.

“Karakter yang baik adalah kemudi utama. Ketika kepintaran intelektual dipadukan dengan integritas moral, pemuda Lampung tidak akan goyah menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Pemerintah daerah membuka pintu selebar-lebarnya untuk rupa-rupa draf kolaborasi berbasis teknologi maupun ekonomi kreatif,” papar istri Gubernur Lampung tersebut berbobot.

Sinergi Lintas Sektoral: Aparatur Pemerintah dan Pemimpin Gereja Kunci Komitmen Toleransi

Di lajur hilir, Uskup Keuskupan Tanjungkarang, Mgr. Vinsensius Setiawan Triatmojo, menyambut hangat draf kebijakan inklusif yang disuarakan oleh Pemprov Lampung. Pimpinan tertinggi umat Katolik di Lampung ini menegaskan bahwa gereja berkomitmen penuh menempa energi, kreativitas, dan potensi makro orang muda agar dicurahkan fungsional bagi kemaslahatan publik luas, melintasi sekat-sekat perbedaan keyakinan.

Sirkuit acara yang berlangsung dinamis tersebut dikawal langsung oleh barisan fungsionaris birokrasi dan pengawal regulasi daerah yang nangkring di barisan depan. Tampak hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Thomas Amirico, Ketua Dharma Wanita Persatuan Agnesia Bulan Marindo, Kepala Dinas PPPA Hanita Farial, Ketua Pelaksana Romo Lukas Radhitya Christianto, serta jajaran unsur TNI-Polri.

Kehadiran draf kebijakan kepemudaan yang merangkul komunitas berbasis religi ini dinilai para pengamat kebijakan publik sebagai portofolio kerukunan umat beragama yang sangat sehat di Sumatra.

Dengan mengunci semangat toleransi horizontal langsung di level akar rumput pemuda, Provinsi Lampung di bawah nakhoda kepemimpinan baru sukses meredam potensi gesekan sosial sekaligus mempercepat akselerasi kualitas sumber daya manusia sepanjang pertengahan tahun 2026. (***)

ADMIN

Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama
CONNECTED