LAHAT – Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Lahat ke-157 (Perayaan ke-XXVIII) berlangsung khidmat dan penuh kharisma. Momentum bersejarah ini diperingati melalui refleksi besar dalam Sidang Paripurna ke-9 DPRD Kabupaten Lahat yang digelar di Gedung Dewan, Rabu (20/5/2026).
Agenda sakral tahunan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru bersama jajaran, Bupati Lahat Burzah Zarnubi, jajaran pimpinan dan anggota DPRD Lahat, Sekretaris Daerah, serta seluruh jajaran kepala OPD, camat, hingga tokoh masyarakat setempat. Sidang paripurna dibuka dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Lahat, Fitrizal Homizi.
Dalam pidato pembukaannya, Ketua DPRD Fitrizal Homizi menekankan pentingnya merawat kesolidan tekad politik antara lembaga legislatif dan eksekutif. Menurutnya, harmonisasi jajaran pemerintahan merupakan kunci utama dalam mengakselerasi pembangunan daerah yang merata.
“Sinergitas antara DPRD dan pemerintah daerah sangat diperlukan agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan baik dan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud secara nyata,” ujar Fitrizal.
Senada dengan hal tersebut, Bupati Lahat Burzah Zarnubi mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan usia 157 tahun ini sebagai momentum kontemplasi, evaluasi, sekaligus kompas untuk menatap proyeksi masa depan daerah. Di bawah kepemimpinannya bersama jajaran, Pemkab Lahat berkomitmen memperkecil disparitas pembangunan antara wilayah perkotaan dan pelosok desa.
"Apa yang sudah kita capai, apa yang belum, apa kendala dan bagaimana solusinya. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing kita dalam mengabdi membangun Kabupaten Lahat yang kita cintai ini," ungkap Burzah Zarnubi. Komitmen tersebut dipertegas melalui peluncuran tema strategis pembangunan tahun ini: “Menata Kota Membangun Desa Berbasis SDM Unggul Menuju Lahat Maju dan Sejahtera.”
Apresiasi tinggi turut ditiupkan oleh Gubernur Sumsel, Herman Deru. Dalam sambutannya, Herman Deru membongkar catatan sejarah penting dengan menyebut bahwa Lahat merupakan salah satu pilar peradaban tertua sekaligus "ibu kandung" bagi sejumlah wilayah pemekaran di Sumatra Selatan.
“Hari Ulang Tahun Kabupaten Lahat sudah menginjak 157 tahun, sementara Provinsi Sumsel secara administratif baru berusia 80 tahun. Lahat memiliki sejarah besar karena pernah menaungi wilayah Muara Enim, Pagar Alam, hingga Empat Lawang sebelum mekar," urai Herman Deru.
Lebih lanjut, Gubernur juga menyoroti keunggulan geostrategis Lahat sebagai daerah produsen utama batu bara penopang energi nasional. Dengan modal sumber daya alam yang melimpah dan perencanaan tata kota yang matang, arah hilirisasi ekonomi dan kemandirian Kabupaten Lahat dinilai sudah berada di jalur (on the track) yang sangat jelas menuju kabupaten paling maju di Sumsel.