Transformasi Narasi Krakatau: Pemkab Lampung Selatan Siapkan "Krakatau Historical Corner" Sebagai Ruang Edukasi Visual Modern

  


KALIANDA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan bersiap menghadirkan terobosan baru dalam pelestarian sejarah daerah melalui pembangunan “Krakatau Historical Corner”. Ruang edukasi berbasis visual modern ini akan ditempatkan di lingkungan Kantor Bupati Lampung Selatan sebagai upaya mempertegas identitas daerah di mata publik.

Rencana strategis tersebut dibahas dalam audiensi antara Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, bersama Rektor Universitas Indonesia Mandiri (UIM), Rustono Farady Marta, di ruang kerja Sekda, Selasa (7/4/2026).

Mini Museum Berbasis Storytelling Digital

Berbeda dengan museum konvensional, Krakatau Historical Corner dirancang sebagai mini museum modern yang mengedepankan pendekatan storytelling visual. Narasi sejarah akan disusun secara kronologis, mencakup:

  • Peristiwa Geologi: Sejarah letusan dahsyat Krakatau dan pengaruhnya terhadap lanskap wilayah.

  • Perkembangan Wilayah: Transformasi infrastruktur dan sosial Lampung Selatan dari masa ke masa.

  • Jejak Kepemimpinan: Dokumentasi perjalanan para Bupati Lampung Selatan sebagai bagian dari penguatan akar politik dan birokrasi daerah.

Pengalaman Interaktif bagi Pengunjung

Rektor UIM, Rustono Farady Marta, menjelaskan bahwa proyek ini akan menggunakan teknologi interaktif untuk menarik minat generasi muda dan tamu daerah. Pengunjung dapat mengeksplorasi informasi melalui:

  • Voice Over & Animasi: Panduan suara dan visual yang dinamis.

  • Akses QR Code: Memungkinkan eksplorasi data digital yang lebih mendalam secara instan.

  • Peta Digital: Visualisasi perkembangan wilayah secara transparan.

Membangun Perspektif Baru

Sekda Supriyanto menyambut positif konsep ini sebagai langkah mengangkat citra daerah. Ia menekankan bahwa Krakatau tidak boleh hanya dilihat dari sisi bencana, tetapi harus dipahami sebagai sumber kehidupan dan kebanggaan masyarakat.

“Konsepnya sangat jelas dan bagus. Ini akan memberikan nilai tambah bagi tamu yang berkunjung ke Lampung Selatan agar mereka memahami daerah ini dengan lebih bermakna. Ini bukan sekadar memperkenalkan sejarah, tetapi bagaimana kita mengangkat citra Lampung Selatan agar lebih dikenal luas,” ujar Supriyanto.

Rencana pengembangan Krakatau Historical Corner ini selanjutnya akan dilaporkan kepada Bupati Lampung Selatan untuk mendapatkan arahan final sebelum masuk ke tahap eksekusi teknis. Kehadiran ruang ini diharapkan menjadi ikon baru dalam diseminasi informasi sejarah yang relevan dengan perkembangan zaman.

ADMIN

Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama
CONNECTED