Menuju PON XXIII 2032, DPRD Provinsi Lampung Berkomitmen Kawal Kesiapan Infrastruktur dan Pembinaan Atlet Unggulan

  


BANDAR LAMPUNG – Provinsi Lampung mencatatkan sejarah baru di kancah olahraga nasional. Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, secara resmi menyatakan dukungan dan kesiapan lembaga legislatif untuk mengawal persiapan Lampung sebagai tuan rumah bersama Provinsi Banten pada gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII Tahun 2032, Minggu (05/04/2026).

Keputusan penetapan tuan rumah ini dinilai sebagai bentuk kepercayaan tinggi pemerintah pusat terhadap kesiapan strategis dan potensi infrastruktur yang dimiliki Bumi Ruwa Jurai.

Momentum Kebangkitan Olahraga Daerah

Ketua DPRD Ahmad Giri Akbar menegaskan bahwa penetapan ini merupakan "kabar emas" yang harus disambut dengan kerja keras. Ia mengingatkan agar status tuan rumah tidak membuat Lampung terlena hanya pada aspek seremoni, melainkan harus dibarengi dengan peningkatan kualitas atlet secara masif.

“Ini momentum emas. Jangan sampai kita hanya menjadi penonton di rumah sendiri. Pembinaan atlet harus ditingkatkan dari sekarang, intensitas latihan ditambah, dan seluruh pengurus cabang olahraga (Cabor) harus mempersiapkan diri secara maksimal agar kita bisa bersaing di papan atas,” tegas Giri.

Standarisasi Venue Bertaraf Internasional

Selain kualitas sumber daya manusia, DPRD menyoroti urgensi kesiapan sarana dan prasarana. Giri mendorong Pemerintah Provinsi Lampung untuk segera melakukan pemetaan dan menggandeng berbagai pemangku kepentingan guna membangun atau merehabilitasi venue olahraga.

“Pemerintah Provinsi harus merangkul semua pihak. Venue yang disiapkan harus memenuhi standar nasional, bahkan jika memungkinkan bertaraf internasional. Harapannya, fasilitas ini nantinya mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi pembinaan olahraga di Lampung secara berkelanjutan,” jelasnya.

Pengawasan Transparan dan Terukur

DPRD Provinsi Lampung berkomitmen untuk menjalankan fungsi pengawasan secara ketat pada setiap tahapan persiapan, mulai dari penganggaran hingga pelaksanaan pembangunan fisik. Transparansi menjadi kunci utama agar target "Sukses Penyelenggaraan dan Sukses Prestasi" dapat tercapai tanpa hambatan administratif.

“Kami di DPRD akan terus mengawasi agar seluruh tahapan berjalan optimal. Ini adalah misi besar sekaligus kebanggaan bagi masyarakat Lampung. Mari kita tunjukkan bahwa Lampung sangat layak dan siap menyelenggarakan PON 2032,” pungkasnya.

Dengan kolaborasi antara Lampung dan Banten, diharapkan PON 2032 tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga katalisator bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan fasilitas publik di kedua provinsi tersebut.

ADMIN

Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama
CONNECTED