BANDAR LAMPUNG – Dalam upaya memperkuat soliditas antarunsur pimpinan daerah dan aparatur pemerintah, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Mohammad Reza Berawi, menghadiri upacara bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Lapangan Korpri, Kantor Gubernur Lampung, Senin (06/04/2026).
Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk menyelaraskan langkah antara legislatif dan eksekutif dalam menghadapi dinamika global serta memastikan roda pembangunan di Bumi Rua Jurai tetap berjalan terarah.
Menghadapi Tantangan Global dan Stabilitas Ekonomi
Dalam upacara yang dipimpin oleh Komandan Brigif 4 Mar/BS sebagai Inspektur Upacara, ditekankan bahwa stabilitas ekonomi, sosial, dan keamanan merupakan kunci utama di tengah ketidakpastian global. Pemerintah Provinsi Lampung memprioritaskan pengendalian inflasi, kelancaran distribusi logistik, serta perlindungan sosial bagi masyarakat.
“Provinsi Lampung memiliki tanggung jawab besar sebagai wilayah yang terus tumbuh. Stabilitas harus dijaga bersama agar penyerapan tenaga kerja dan penguatan ekonomi daerah tetap terjaga,” ujar pesan Gubernur yang dibacakan oleh Inspektur Upacara.
Respon terhadap Kebijakan WFH Jumat
Salah satu poin krusial dalam upacara tersebut adalah penegasan terkait kebijakan Work From Home (WFH) bagi ASN setiap hari Jumat. Langkah ini diambil sebagai respons efisiensi terhadap kenaikan harga energi global akibat dinamika geopolitik internasional.
Terkait hal ini, Mohammad Reza Berawi memberikan catatan penting. Menurutnya, regulasi baru ini justru harus menjadi motivasi bagi ASN untuk membuktikan integritasnya.
“Regulasi yang digulirkan pemerintah menegaskan bahwa kualitas pelayanan tidak boleh berkurang meskipun ada penyesuaian sistem kerja. Ini harus menjadi dorongan positif bagi seluruh perangkat daerah untuk tetap konsisten dan bertanggung jawab terhadap kinerjanya masing-masing,” tegas Reza Berawi.
Sinergitas demi Pelayanan Publik
Legislator dari Komisi I tersebut juga menambahkan bahwa upacara rutin ini merupakan instrumen penting dalam memupuk kedisiplinan aparatur. Ia berharap sinergi yang terjalin erat antara DPRD dan jajaran Forkopimda dapat mempercepat reformasi birokrasi yang lebih adaptif.
“Harapan kita, kedisiplinan yang meningkat akan berdampak langsung pada profesionalitas dan kualitas pelayanan kepada masyarakat Lampung. Komunikasi terbuka antar-elemen adalah kunci untuk mempercepat pembangunan,” pungkasnya.
Upacara ini turut dihadiri oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Lukman Pura, jajaran pejabat tinggi pratama, jajaran TNI-Polri, serta ratusan ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.