BAKAUHENI, 18 Maret 2026 – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, mendampingi Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol Dedi Prasetyo, meninjau kesiapan arus mudik Lebaran 1447 Hijriah di Pelabuhan Bakauheni, Selasa (17/3). Peninjauan lintas sektoral ini bertujuan memastikan seluruh skenario pengamanan dan pelayanan bagi jutaan pemudik yang melintasi Selat Sunda berjalan optimal.
Berdasarkan hasil pantauan udara dan darat, arus dari arah Jakarta menuju Merak hingga penyeberangan ke Bakauheni dilaporkan terkendali meski volume kendaraan terus merangkak naik.
Teknologi 'Siger Presisi' dan Strategi Jalur Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo menjelaskan bahwa pengamanan tahun ini diperkuat dengan inovasi aplikasi Siger Presisi. Teknologi ini membagi kondisi lalu lintas dalam kategori warna (hijau, kuning, merah) secara real-time untuk menentukan langkah intervensi di lapangan.
“Strategi kami mencakup pemanfaatan rest area sebagai buffer zone dan pengaturan distribusi melalui empat jalur utama. Hal ini krusial untuk mencegah stagnasi kendaraan di satu titik,” ujar Wakapolri.
Sinergi Daerah dan Keamanan Darurat Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengamanan arus mudik, terutama di jalur Trans Sumatra yang menjadi tulang punggung mobilitas. Selain kelancaran jalan, kesiapan armada kapal dan personel gabungan TNI, Polri, serta Basarnas juga disiagakan untuk mengantisipasi situasi darurat (kontingensi).
“Koordinasi kami dengan seluruh pihak sangat solid. Kami ingin memastikan setiap warga yang menginjakkan kaki di Lampung Selatan merasa aman. Seluruh posko istirahat dan kesehatan telah kami siagakan 24 jam,” ungkap Bupati Egi.
Imbauan Menghadapi Puncak Arus Mudik Mengingat puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 18-19 Maret 2026, Bupati Egi kembali mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri dalam perjalanan. Ia mengimbau pemudik untuk memprioritaskan kesehatan dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima.
Pemerintah memprediksi arus balik akan berlangsung dalam dua gelombang besar, yakni pada 24-25 Maret serta 28-29 Maret 2026.