NATAR — Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, memberikan klarifikasi tegas terkait isu ketimpangan pembangunan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 di Desa Candimas, Jumat (13/2/2026). Di hadapan masyarakat Natar, Bupati Egi memaparkan data yang membantah anggapan bahwa wilayah tersebut terabaikan dalam agenda pembangunan daerah.
Sebaliknya, data alokasi menunjukkan bahwa Kecamatan Natar mendapatkan porsi anggaran fisik tertinggi dibandingkan 16 kecamatan lainnya di Lampung Selatan sebagai konsekuensi dari luas wilayah dan kepadatan penduduknya.
Alokasi Anggaran 2025: Prioritas pada Infrastruktur
Sepanjang tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan telah mengucurkan anggaran fisik sebesar Rp45 miliar khusus untuk Kecamatan Natar. Angka ini mencakup volume pekerjaan yang signifikan untuk mendukung mobilitas dan sanitasi warga:
Jalan & Jembatan: Pembangunan 26 ruas jalan sepanjang 17,5 km serta pembangunan 5 jembatan baru.
Pengairan & Sanitasi: 13 kegiatan sumber daya air, termasuk pembangunan embung dan normalisasi sungai, serta 10 titik proyek sanitasi dan air minum.
Asas Keadilan: Bupati menekankan bahwa pemerataan bukan berarti bagi rata, melainkan proporsional berdasarkan kebutuhan layanan publik di wilayah strategis.
“Bagaimana mungkin disebut anak tiri, kalau anggarannya paling besar se-Kabupaten Lampung Selatan. Ruas jalannya paling banyak, panjang jalan yang dibangun juga paling tinggi. Itulah pemerataan yang adil, sesuai kondisi masing-masing wilayah,” tegas Bupati Egi.
Tren Positif Indikator Makro 2025
Selain memaparkan anggaran teknis, Bupati Egi juga menunjukkan keberhasilan capaian ekonomi makro Lampung Selatan yang terus merangkak naik:
Pertumbuhan Ekonomi: Mencapai 4,62%.
IPM (Indeks Pembangunan Manusia): Meningkat ke angka 73,10.
Kemiskinan & Pengangguran: Angka kemiskinan turun menjadi 12,05% dan pengangguran terbuka menyusut ke 4,67%.
Ringkasan Pembangunan Natar & Capaian Makro
| Kategori | Data Capaian / Alokasi |
| Total Anggaran Fisik Natar | Rp45 Miliar (Terbesar di Lamsel) |
| Panjang Jalan Dibangun | 17,5 Kilometer (26 Ruas) |
| Indeks Pembangunan Manusia | 73,10 (Tren Meningkat) |
| Posisi Strategis | Gerbang Bandara & Penyangga Ibu Kota |
Visi 2027: Penguatan Pelayanan Publik
Dalam Musrenbang ini, Camat Natar, Eko Irawan, menyampaikan sejumlah usulan prioritas untuk tahun 2027, termasuk pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) mini dan rehabilitasi sekolah. Mengingat Natar adalah wajah Lampung Selatan yang berbatasan dengan Bandar Lampung dan akses Bandara Radin Inten II, Bupati Egi juga mengajak warga memperkuat Gerakan Desa Helau untuk menjaga estetika dan kebersihan lingkungan.
Musrenbang ini menjadi ruang konsolidasi penting agar perencanaan tahun 2027 tetap terukur, transparan, dan berkelanjutan bagi kesejahteraan seluruh masyarakat Lampung Selatan.