KALIANDA – Kabupaten Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama dan Wakil Bupati Muhammad Syaiful Anwar mencatatkan prestasi bersejarah. Berdasarkan hasil penilaian Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) RI tahun 2025, Lampung Selatan resmi menyandang predikat "Sangat Baik" dengan skor tinggi 93,15.
Capaian ini menempatkan Lampung Selatan sebagai kabupaten dengan performa pengadaan barang/jasa terbaik di tingkat kabupaten se-Provinsi Lampung, melampaui skor Pemerintah Provinsi Lampung (80,33).
Lonjakan Signifikan dalam 5 Tahun Terakhir
Prestasi ini merupakan buah dari transformasi birokrasi yang konsisten. Dalam kurun waktu lima tahun, Lampung Selatan berhasil membalikkan keadaan dari predikat "Kurang" menjadi "Sangat Baik":
2021: 19,68 (Kurang)
2022: 39,30 (Kurang)
2023: 47,75 (Kurang)
2024: 87,52 (Baik)
2025: 93,15 (Sangat Baik)
Analisis Indikator Penilaian (Skor Total: 93,15)
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setdakab Lampung Selatan, Gunawan, memaparkan tiga pilar utama yang menjadi motor penggerak skor ITKP tersebut:
| Indikator Penilaian | Skor Diraih | Skor Maksimal | Detail Keunggulan |
| Pemanfaatan Sistem | 29,15 | 30 | Optimalisasi SiRUP, e-Tendering, & e-Purchasing. |
| Kualifikasi SDM | 24,00 | 30 | Kompetensi tinggi Jabatan Fungsional Pengelola PBJ. |
| Kematangan UKPBJ | 40,00 | 40 | Skor Sempurna (Level 9 dari 9). |
Dampak Strategis bagi Daerah
Penilaian Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) bukan sekadar angka, melainkan indikator krusial dalam Reformasi Birokrasi Nasional dan penilaian Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK RI.
Predikat "Sangat Baik" ini membuktikan bahwa Pemkab Lampung Selatan telah menerapkan sistem belanja pemerintah yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi. Hal ini berdampak langsung pada efisiensi anggaran pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Bumi Khairagi.
“Capaian ini adalah komitmen kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama untuk memastikan setiap rupiah APBD dikelola melalui sistem yang kredibel, demi pembangunan yang berkelanjutan bagi masyarakat Lampung Selatan,” ujar Gunawan, Jumat (23/1/2026).