Mendes PDT Yandri Susanto dan Bupati Radityo Egi Tinjau Kebun Anggur BUMDes Merak Batin di Natar

  


NATAR — Pengelolaan potensi lokal secara inovatif terbukti mampu menjadi penopang kekuatan ekonomi baru bagi masyarakat desa. Hal tersebut ditunjukkan oleh Pemerintah Desa Merak Batin, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, yang sukses mengembangkannya lewat budidaya tanaman anggur melalui BUMDes Merak Berseri.

Keberhasilan agrowisata berbasis desa ini menarik perhatian Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) RI, Yandri Susanto. Bersama Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, Mendes PDT melakukan kunjungan kerja sekaligus menghadiri panen perdana buah anggur BUMDes Merak Berseri pada Sabtu (5/9/2026).

Dalam arahannya, Yandri Susanto menekankan bahwa akselerasi pembangunan desa memerlukan sinergitas lintas sektor. Konsep kemitraan antara pemerintah pusat, daerah, BUMDes, masyarakat, dunia usaha, hingga insan pers merupakan wujud nyata kerja kolaboratif.

"Inilah cara kita melaksanakan perintah Bapak Presiden, mesti disambut oleh semua elemen. Kata Pak Presiden, kita bukan Superhero, kita Super Tim. Hari ini Desa Merak Batin, Kecamatan Natar, akan menjadi berita nasional se-Indonesia," ujar Yandri Susanto di hadapan para pemangku kepentingan dan warga yang hadir.

Integrasi Agrowisata dan Ketahanan Pangan Daerah

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menyatakan bahwa kehadiran Mendes PDT menjadi momentum strategis memperkuat penyelarasan program pusat dan daerah, khususnya pada sektor ketahanan pangan dan pengembangan potensi agrowisata.

Egi memaparkan, sekitar 75 persen dari total 256 desa dan empat kelurahan di Lampung Selatan merupakan wilayah berbasis pertanian. Potensi geografi yang luas ini dinilai sangat ideal bila dipadukan dengan konsep pariwisata terintegrasi.

"Lampung Selatan mencoba mengolaborasikan program ketahanan pangan dan wisata. Visi dan misi kami bagaimana olahan pertanian dan perkebunan bisa dipadukan dengan pariwisata. Di Desa Merak Batin, daya serap dan demand-nya ada kepastian. Ini yang diinginkan pelaku usaha," terang Egi.

Egi menambahkan, modal sosial dan ekonomi Lampung Selatan sangat kokoh setelah berhasil mencatatkan laju pertumbuhan ekonomi sebesar 5,71 persen pada 2025—capaian tertinggi di Provinsi Lampung. Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berkomitmen untuk terus mendampingi BUMDes Merak Berseri agar kapasitas produksi, tata kelola pemasaran, serta daya tarik wisata kawasan tersebut dapat terjaga secara berkelanjutan.

ADMIN

Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama