Pesisir Barat — Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengurus Daerah (Pengda) Lampung membagikan ratusan masker secara gratis kepada masyarakat di Kabupaten Pesisir Barat yang terdampak sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
Sedikitnya 600 masker dibagikan oleh sejumlah jurnalis televisi yang tergabung dalam IJTI Pengda Lampung. Aksi sosial tersebut dilaksanakan pada Senin (07/09) sore dengan menyasar pengendara maupun masyarakat yang beraktivitas di wilayah terdampak abu vulkanik.
Pembagian masker dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya melindungi saluran pernapasan saat terjadi sebaran abu vulkanik.
Mewakili Ketua IJTI Pengda Lampung, Andreas, Pengurus Korda Barat, Vicki Agung, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kesadaran jurnalis untuk ikut memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait pentingnya penggunaan masker saat kondisi udara terdampak abu vulkanik.
Menurutnya, abu vulkanik yang terhirup dapat mengganggu saluran pernapasan. Karena itu, masyarakat perlu melakukan langkah antisipatif dengan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, terutama di wilayah yang mengalami paparan abu.
Vicki menambahkan, menghadapi dampak sebaran abu vulkanik tidak hanya menjadi tanggung jawab kelompok atau pihak tertentu. Kesadaran masyarakat juga diperlukan agar risiko gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik dapat diminimalkan.
Selain menggunakan masker, masyarakat juga diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara dipenuhi abu vulkanik serta mengikuti informasi dan arahan dari pemerintah maupun instansi terkait.
IJTI berharap aksi pembagian masker ini tidak hanya membantu masyarakat secara langsung, tetapi juga meningkatkan kesadaran warga untuk menjaga kesehatan dan mengambil langkah perlindungan selama kondisi lingkungan masih terdampak abu vulkanik. (*)
