Bandar Lampung – Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya aparatur sipil negara (ASN). Hal tersebut ditunjukkan dengan kehadiran Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Barat, Tedi Zadmiko, S.K.M., S.H., M.M., mewakili Bupati Pesisir Barat pada pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXIV Tahun 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia bekerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Lampung itu berlangsung di Bandar Lampung dan dibuka secara resmi oleh Gubernur Lampung yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Dr. Ir. Marindo Kurniawan, S.T., M.M.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Lampung, Drs. M. Alhusniriski, M.Si., para widyaiswara BPSDM Provinsi Lampung, serta Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN LAN RI, Dra. Army Winarty, M.Si.
Dalam sambutannya, Army Winarty menegaskan bahwa Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II merupakan program strategis untuk membentuk pemimpin birokrasi yang adaptif, inovatif, berintegritas, dan mampu menjawab berbagai tantangan penyelenggaraan pemerintahan. Melalui pelatihan tersebut, peserta diharapkan mampu melahirkan aksi perubahan yang berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik dan percepatan pembangunan daerah.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mengatakan bahwa PKN Tingkat II merupakan program pengembangan kompetensi kepemimpinan strategis bagi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama atau Eselon II. Menurutnya, kepercayaan yang kembali diberikan kepada Provinsi Lampung sebagai tuan rumah penyelenggara PKN Tingkat II merupakan sebuah kehormatan yang harus dijaga dengan penyelenggaraan yang berkualitas.
Ia juga menekankan pentingnya materi pelatihan yang selaras dengan visi pembangunan Provinsi Lampung, khususnya dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Dengan demikian, para peserta diharapkan mampu menghasilkan inovasi dan solusi yang dapat diterapkan di daerah masing-masing.
Menanggapi kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Barat, Tedi Zadmiko, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat menyambut baik penyelenggaraan PKN Tingkat II sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas kepemimpinan ASN, khususnya pejabat pimpinan tinggi pratama.
Menurut Tedi, pengembangan kompetensi aparatur merupakan investasi jangka panjang dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, inovatif, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat mengirimkan dua orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama untuk mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II.
"Kami berharap ilmu, pengalaman, serta inovasi yang diperoleh selama pelatihan dapat diimplementasikan dalam mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Pesisir Barat," ujar Tedi.
Melalui keikutsertaan dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XXIV Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat optimistis akan lahir pemimpin-pemimpin birokrasi yang memiliki kompetensi strategis, mampu menghadirkan inovasi, memperkuat reformasi birokrasi, serta mendukung terwujudnya pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan berdaya saing demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (*)
