Di Hadapan 1.500 Guru, Bupati Radityo Egi Tekankan Adaptasi Teknologi: Inspirasi Tak Bisa Digantikan oleh AI

  


PENENGAHAN – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, memberikan pesan kuat mengenai pentingnya kemampuan adaptasi bagi tenaga pendidik di tengah gempuran teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Hal tersebut disampaikannya sebagai narasumber utama dalam Seminar Nasional bertajuk “How to Be Great Teacher” yang dihadiri sekitar 1.500 guru di Aula SMA Kebangsaan, Kecamatan Penengahan, Jumat (3/4/2026).

Seminar yang mengusung tema “Pengajar Belum Tentu Mengajar, Tapi Mampu Menginspirasi” ini menjadi ruang penguatan kapasitas bagi guru PAUD, SD, hingga SMP di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan.

Jiwa Guru vs Teknologi

Bupati Egi menekankan bahwa meski kemajuan teknologi mengubah pola pembelajaran secara drastis, peran guru sebagai sosok manusia tetap tidak tergantikan oleh mesin.

“Transfer informasi saat ini mungkin dapat dilakukan oleh teknologi, tetapi inspirasi hanya bisa diberikan oleh jiwa seorang guru. Kita tidak boleh berhenti membuka cakrawala terhadap perubahan peradaban yang sedang terjadi saat ini,” ujar Bupati Egi di hadapan ribuan pendidik.

Dampak Global Hingga ke Desa

Bupati mengingatkan bahwa pergeseran tatanan kehidupan akibat globalisasi tidak hanya dirasakan di kota-kota besar, tetapi juga berdampak langsung hingga ke wilayah pedesaan di Lampung Selatan. Oleh karena itu, guru di daerah dituntut untuk terus memperluas wawasan dan menjadikan tantangan sebagai proses bertumbuh.

“Meskipun kita berada di desa, perubahan global tetap mempengaruhi kita. Jika ingin menjadi besar, kita harus melalui proses adaptasi dan menghadapi tantangan sebagai bagian dari pertumbuhan kompetensi kita,” tambahnya.

Kolaborasi dan Apresiasi

Dalam forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan juga memberikan apresiasi kepada Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lampung Selatan dan Komunitas Teacher Preneur atas inisiasi kegiatan ini. Bupati Egi menilai keterlibatan organisasi mahasiswa sangat penting dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di daerah.

“Kami sangat mengapresiasi peran mahasiswa dan komunitas yang peduli terhadap kapasitas tenaga pengajar. Sinergi ini adalah modal penting untuk menghadapi tantangan pendidikan di era globalisasi,” pungkasnya.

Melalui seminar ini, diharapkan para tenaga pendidik di Lampung Selatan semakin percaya diri dalam memanfaatkan teknologi tanpa kehilangan esensi sebagai pendidik yang mampu menginspirasi karakter siswa.

ADMIN

Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama
CONNECTED